Artiseni

ANAK-ANAK DAN INTERNET DI INDONESIA

Banyak dari media sosial yang menerapkan usia 13 tahun sebagai batas minimal bagi seseorang jika ingin menikmati layanan mereka. Namun, pada kenyataannya anak-anak dapat mengelabui aturan tersebut.

Oleh: Nada Pertiwi

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Wearesocial Hootsuite melalui Databooks.id di tahun 2019, terdapat 150 juta pengguna internet di Indonesia. Angka tersebut mengalami kenaikan 20% dari tahun sebelumnya.

Lebih jauh, 130 juta dari 150 juta populasi tersebut merupakan pengguna aktif media sosial melalui gawai seperti handphone, laptop, personal computer, dan ipad.

Kenaikan pengguna internet yang terus meningkat setiap tahunnya, menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pengguna internet paling banyak nomor dua di dunia dan berada di urutan keempat dalam urutan negara dengan pengguna media sosial terbanyak di dunia.

Youtube, Whatsapp, Facebook, Instagram, dan Twitter menjadi lima media sosial teratas yang paling banyak digunakan di Indonesia.

Berapa batasan usia seseorang untuk dapat mengakses media sosial?

dokumen pribadi/Nada Pertiwi

Menurut Common Sense Media yang dikutip dari Kominfo, batasan minimal bagi seseorang untuk dapat mengakses media sosial adalah 13 tahun. Hal tersebut dapat kita lihat dalam aturan yang diterapkan oleh Facebook, Whatsapp, dan Instagram sementara Twitter menerapkan batasan usia minimal 15 tahun.

Namun, fakta di lapangan tidak seperti itu.

Saat ini, mudah sekali mendapati anak-anak berusia sekitar 6-12 tahun di sekitar kita telah memainkan smartphone untuk mengakses internet dan media sosial. Bahkan mungkin mereka tidak hanya sekedar memainkan smartphone tersebut tetapi memilikinya.

Anak-anak, baik secara menyendiri atau berkelompok, memainkan ponsel mereka untuk mengisi waktu dengan cara mendengarkan lagu, menonton video, memainkan video games, dan saling bertukar pesan melalui aplikasi chatting. Aturan yang ditetapkan oleh aplikasi telah dicurangi dengan mudah. Anak-anak hanya perlu mencentang kolom yang menyatakan usia mereka telah berusia 13 tahun lalu aplikasi tersebut dapat diakses sepuasnya.

Internet dan media sosial ibarat menjadi dua mata pisau. Anak-anak yang didampingi penggunaannya dengan benar dapat memanfaatkan internet untuk mengerjakan tugas, mencari informasi tambahan, dan membuat ragam produk kreatif seperti mengunggah video sedang bernyanyi dan menari. Sebaliknya, kecanduan bermain game online, mengakses situs porno, dan tingkah laku tidak sesuai umur merupakan salah satu dari sekian banyak dampak negatif yang muncul karena penyalahgunaan dan tidak didampinginya dalam penggunaan internet/media sosial.

Pertanyaanya adalah: Apakah pemberian fasilitas smartphone dan internet pada anak-anak memang diperlukan? Apakah internet merupakan sumber informasi dan sumber hiburan utama untuk anak-anak?

Referensi:

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2019/02/08/berapa-pengguna-media-sosial-indonesia

https://aptika.kominfo.go.id/2019/03/sisternet-kenali-batasan-usia-penggunaan-internet-pada-anak/

Admin-Art

Admin-Art

Topics

Recent posts

Ads Widget side bar samping

Follow us

Kami sangat senang jika berkesempatan berdiskusi dengan anda, maka maka jangan sungkan untuk mengikuti kami

Most discussed

Advertisement

  • iklan.jpg
id Indonesian
X