Artiseni

Bedah Arti Lagu The Thrill is Gone dari B.B. King

Musik blues tidak bisa lepas dari sosok B.B. King. Lahir dengan nama Riley B. King, B.B. memang tumbuh di daerah asal musik blues.

Sejak berkarier tahun 1940-an, ia merilis lebih dari 50 album. Selama akhir 1960 hingga 2000, B.B. melakukan tur dunia di lebih dari 250 kota sepanjang tahun. B.B. wafat lima tahun lalu, pada 14 Mei 2015, tapi karyanya tidak lekang oleh zaman. Salah satu lagu legendaris Raja Blues asal Mississipi ini adalah The Thrill is Gone.

B.B. King si raja blues dunia asal Mississipi memetik gitar kesayangannya Lucille/Foto: www.bbking.com

The Thrill is Gone awalnya dibuat Roy Hawkins tahun 1951 sebelum B.B. merekam ulang lagu di album Completely Well. Rilis Desember 1969, lagu ini masuk chart pop Billboard Hot 100 peringkat 15, chart R&B peringkat 3, dan lagu ke 183 dari 500 lagu terbaik sepanjang masa oleh majalah Rolling Stone tahun 2004. Berkat itu, B.B. menjadi penyanyi laki-laki dengan penampilan vokal R&B terbaik di Grammy Award 1970 dan menang Grammy Hall of Fame 1980.

Pencapaian The Thrill is Gone memang tidak main-main. Ternyata The Thrill is Gone juga punya makna dalam. Beberapa orang menganggap B.B. sebagai thrill dalam lagu yang gone hilang begitu meninggal. Tapi jika dilihat dari liriknya, lagu ini seperti menggambarkan sebuah hubungan toxic. Walau tidak ada penjelasan resmi dari B.B. atau kedua penulisnya Rick Darnell dan Roy Hawkins, mari kita coba bedah makna lagu The Thrill is Gone.

The Thrill is Gone menceritakan orang yang move on dari hubungan toxic. Thrill artinya sensasi atau getaran jiwa. Jadi “The thrill is gone” di bait pertama berarti getaran jiwa yang hilang. Getaran itu hilang dari hubungan toxic terlihat di lirik “You know you done me wrong, baby. You’ll be sorry someday”. Getaran hati orang di lagu itu hilang karena disakiti mantan pasangannya.

Walaupun merasa kesepian setelah hubungan mereka berakhir, “But so lonely I’ll be”, dia bersyukur masih hidup, “I’ll still live on baby”, dan terlepas dari pengaruh buruk mantan pasangannya, “Baby, I’m free from your spell”.

Ketika seseorang sadar bahwa ia pernah berada di hubungan toxic dan berniat move on, ingatan akan hubungan itu tentu tidak hilang begitu saja. Tapi daripada membenci mantan pasangannya, dia memilih berlapang dada menerima memori buruk itu, “Someday I know I’ll be open-armed baby”, dan berharap yang terbaik untuk mantannya, “All that I can do is wish you well”. 

Hubungan toxic bisa terjadi pada siapa saja. Tidak harus pasangan tapi juga dengan teman atau keluarga. Orang yang berada di hubungan tersebut sering tidak tahu hubungan itu buruk. Pada akhirnya dia harus sadar bahwa hubungan toxic tidak berguna. Tidak ada lagi thrill di hubungan toxic, melainkan egoisme atau obsesi semata.

Dalam sebuah hubungan, kedua pihak perlu menghargai hidup masing-masing. Ketika perasaan di suatu hubungan hilang dan mustahil kembali, maka lebih baik diakhiri. Hubungan selesai pun tidak perlu berakhir benci. Cukup terima itu sebagai pembelajaran. Seperti nyanyian B.B. King Si Raja Blues Dunia, “Baby, I’m free from your spell. Now that it’s all over. All that I can do is wish you well.”

SAKSIKAN CHARITY CONCERT BLUES MUSIC DI SINI

Penulis: Erwina Rachmi

Penyunting: Nada Pertiwi

Referensi:
http://www.bbking.com/content/about
https://songmeanings.com/songs/view/3530822107858620128/
https://www.songfacts.com/facts/bb-king/the-thrill-is-gone

Admin-Art

Admin-Art

Follow us

Kami sangat senang jika berkesempatan berdiskusi dengan anda, maka maka jangan sungkan untuk mengikuti kami

Advertisement

  • iklan.jpg
id Indonesian
X