Artiseni

Benny Rachmadi: Komik Sebagai Media Kritik Sosial

Oleh: Catherine Lawinata

Menceritakan kondisi sosial merupakan hal yang dekat dengan para seniman. Melalui karya-karyanya, para seniman menyuarakan berbagai persoalan yang menjadi keresahan masyarakat pada masa lampau maupun masa kini Hal ini juga yang dilakukan oleh seorang kartunis handal, Benny Rachmadi.

Benny Rachmadi/Tokoh.id

Pria kelahiran Samarinda, 23 Agustus 1969 ini sejak kecil memiliki ketertarikan dalam mengamati berbagai hal serta gemar sekali menggambar. Merasa tidak ingin menyia-nyiakan bakatnya, Benny bercita-cita untuk belajar desain grafis di Jakarta. Impiannya terwujud setelah menamatkan pendidikan di bangku SMA pada tahun 1993 dan melanjutkan pendidikan di Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Perjalanan Benny yakni ketika Ia dan temannya, Muhammad Misrad, mendapat tugas untuk mengisi koran dinding IKJ. Kesamaan keduanya yakni sama-sama memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar dan cinta pada dunia komik. Karya mereka berupa komik ringan pada koran dinding IKJ berujung pada berhasilnya menarik minat pembaca bahkan selalu dinanti-nantikan setiap minggunya. Kedua sejoli ini akhirnya dikenal publik dengan sebutan “Benny & Mice”.

Tokoh Komik Benny (kiri) dan Mice (Kanan)/indonesiaexpat.biz

Lebih jauh, keduanya memulai menampilkan karya secara luas ketika membuat ilustrasi buku berjudul “Matinya Ilmu Ekonomi” terjemahan dari The Death of Economics karya Paul Ormerod. Selanjutnya, pada tahun 2008, Benny dan Mice meluncurkan buku seri kartun kocak berjudul “Lagak Jakarta”, melalui Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) yang disambut oleh para penggemar kartun nasional.

Meski telah berkarya cukup lama, peminat karya Benny Rachmadi tidak pernah surut dikarenakan setiap karyanya selalu memberi warna baru dalam setiap karakter maupun cerita yang dibuatnya.

Dengan menggambarkan dirinya sendiri sebagai tokoh Benny serta tokoh pendukung seperti preman Ibu Kota Jakarta, tukang tambal ban, kakek-kakek renta, dan masih banyak tokoh lain, Benny membuat para pembaca merasa sangat dekat dengan gambaran yang digambarkan atau biasa anak muda masa kini menyebutnya sebagai “can relatebanget nich sama lingkungan kita”. Konsistensi Benny dalam berbudaya mengkritik permasalahan di negeri ini juga menjadi hal yang selalu dinantikan oleh para penggemarnya. Bahkan saat masa pandemi seperti ini, pria asal Kalimantan Timur ini tidak pernah berhenti berkarya melalui komik-komik yang dibuatnya. Berikut adalah beberapa karya terbaru dari Benny Rachmadi.

Komik Karya Benny Rachmadi/images.kontan.co.id
Komik Karya Benny Rachmadi/images.kontan.co.id
Komik Karya Benny Racmadi/images.kontan.co.id

Referensi:

Penyunting:

Nada Pertiwi

Nada Pertiwi

Nada Pertiwi

Part of Artiseni. Sangat tertarik pada bidang jurnalistik, penyiaran, hiburan, fotografi, dan musik kpop.

Topics

Recent posts

Ads Widget side bar samping

Follow us

Kami sangat senang jika berkesempatan berdiskusi dengan anda, maka maka jangan sungkan untuk mengikuti kami

Most discussed

Advertisement

  • iklan.jpg
id Indonesian
X