Artiseni
Cloud Hosting

Dua Tarian Budaya yang Menggambarkan Sosok Nyai Roro Kidul

Oleh: Imro’ah Qurrotul ‘Aini

Penari membelakangi panggung dalam pembukaan tarian Iswara Gandrung/Indonesiakaya.com

Penari membelakangi panggun dalam Pembuka tarian Iswara Gandrung (Indonesiakaya.com)

Sebagai penguasa Pantai Selatan, Nyai Roro Kidul seperti menjadi cerita legenda di dua budaya yakni Jawa dan Sunda. Tari Iswara Gandrung merupakan tarian yang konon katanya terinspirasi dari kisah cinta Nyai Roro Kidul. Tarian ini cukup populer di Jawa Barat dan sering dipentaskan. Aroma mistis dalam kisah legenda Nyai Roro Kidul memang tak pernah terkikis oleh waktu.

Tarian Iswara Gandrung dibuka dengan para penari yang berbaris membelakangi panggung sementara musik dan pesinden mulai mengiringi penari dengan nyanyian dalam syair berbahasa Sunda. Pakaian berwarna hijau membalut tubuh para penari yang melambangkan warna kesukaan sang ratu. Ditambah juga dengan mahkota bunga melati sebagai penutup di bagian kepala. Bunga melati ini juga konon menjadi bunga kesukaan Nyai Roro Kidul.

Gerakan-gerakan disajikan dalam tari Iaipong khas Jawa Barat namun juga terdapat nuansa Keraton Jawa dalam tarian ini. Ini lah tari Iswara Gandrung. Tarian yang diiringi nyanyian-nyanyian pemujaan untuk sang ratu. Tari Iswara Gandrung seperti mengingatkan kembali sosok Nyai Roro Kidul dengan segala daya tariknya.

Suara gamelan yang mengiringi tarian ini semakin menambah nuansa indah dalam pertunjukan, apalagi saat para penari menari semakin cepat dan rancak. Hal menarik terdapat pada adegan dimana para penari membentuk formasi piramida yang nantinya salah satu penari menaiki piramida tersebut seolah sedang menduduki singgasana.

Para penari membuat formasi piramida bak singgasana Nyai Roro Kidul/Indonesiakaya.com

Tarian Iswara Gandrung terlihat sangat menarik saat ditampilkan, hal tersebut karena terdapat beberapa kultur budaya yang dimasukkan dalam tarian ini. Contohnya, penambahan ornamen musik yang tadinya banyak didominasi oleh gamelan dapat ditambah dengan iringan musik gending ketawanggedhe dengan nada pelog. Sementara itu, instrumen yang digunakan di antaranya kethuk, kenong, gong, kendhang, dan kemanak.

Tari Bedaya Ketawang/nguriurijawa.blogspot.com

Tari Bedaya Ketawang sendiri menceritakan tentang hubungan asmara antara Nyai Roro Kidul sebagai penguasa laut selatan dengan raja-raja Mataram. Kata-kata dalam tembang pengiringnya berisi curahan hati Nyai Roro Kidul kepada sang raja. Tari Bedaya Ketawang merupakan tarian khas Kraton Surakarta yang hanya dipentaskan saat upacara peringatan kenaikan tahta raja.

Tari Swara Gandrung khas dari Jawa Barat dan tari Bedaya Ketawang khas dari Surakarta Jawa Tengah sama-sama bercerita tentang gambaran kisah cinta Nyai Roro Kidul. Bagaimana jika keduanya dipadukan? Rasanya mungkin akan menambah daya tarik dari penampilan kolaborasi antara kedua tarian tersebut.

Sumber :

https://m.merdeka.com/jateng/6-fakta-tari-bedaya-ketawang-ekspresi-rasa-cinta-nyai-roro-kidul-kepada-raja-mataram.html?page=3https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/gambaran-sosok-nyi-roro-kidul-dalam-tari-iswara-gandrung

Admin-Art

Admin-Art

Arsip

Follow us

Kami sangat senang jika berkesempatan berdiskusi dengan anda, Maka jangan sungkan untuk mengikuti kami

Advertisement

id Indonesian
X