Artiseni

Environmental Art: Media Kritik yang “Nyeni”

Environmental art atau eco art adalah seni lingkungan dan dapat dikenal sebagai gerakan berkesenian yang sekaligus mempertahankan kelestarian alam.  Di tahun 1960-an seni lingkungan (environmental art) mulai berkembang.

Hasil karya dari sampah plastik di pantai/Sumber:website gogreensavegreen.org

Lipton dan Watts pada 2004 memaparkan bahwa seni ekologis awalnya adalah istilah abstrak yang ditujukan untuk karya yang selalu mengangkat isu-isu saintifik dalam hal permasalahan alam. Namun, semakin berkembang, seni ini lebih diarahkan kepada proses kreatif sebagai respons terhadap kerusakan tempat-tempat tertentu, mendidik masyarakat terkait isu-isu lingkungan dan utamanya yaitu menumbuhkan perhatian terhadap lingkungan.

Salah satu kerakusan nalar adalah keinginan manusia untuk mengekspansi dan mengeksplorasi alam untuk memenuhi kebutuhan mereka namun tidak menimbang faktor keberlanjutan ekologis. Akibatnya, krisis ekologis seperti kegundulan hutan, kekeringan, pencemaran limbah, dan lain-lain menjadi masalah manusia di bumi. Dengan kondisi ini, maka seniman mulai ambil peran untuk terlibat dalam mengurangi krisis ekologis.

Seni ekologis adalah alternatif lain yang bisa dilakukan dalam memberikan penyadaran akan pentingnya posisi manusia di tengah-tengah krisis lingkungan global saat ini. Karya-karya diwujudkan dengan mengandung kritikan atau sindiran untuk masyarakat yang kurang memperhatikan alam.

Hal yang dijelaskan sebelumnya merupakan wujud dari imajinasi yang out of the box sehingga benda-benda yang dianggap tidak ada harganya dapat disulap menjadi sebuah karya seni yang menarik. Karya tersebut menjadi media yang berkelas untuk menyampaikan kritikan namun dengan bentuk yang bernilai seni. Karena, mengkritik tak perlu dengan ujaran kasar namun cukup menyelipkan sindiran menohok lewat karya yang “nyeni”.

Referensi:

Suryo B. 2019. Mengenal Environmental Arts Sebagai Gerakan Perubahan Lingkungan. Jurnaba.co

Penulis: Chrisan Tiyansa

Penyunting: Nada Pertiwi

Admin-Art

Admin-Art

Follow us

Kami sangat senang jika berkesempatan berdiskusi dengan anda, maka maka jangan sungkan untuk mengikuti kami

Advertisement

  • iklan.jpg
Kunjungi Chanel Youtube Artiseni
27 Karya Peserta Lomba Membaca Puisi Kontemporer telah di Upload
id Indonesian
X