Artiseni

Inspirasi Berkarya dari Rutinitas Dugderan

Cloud Hosting Indonesia

Dugderan adalah festival yang rutin diadakan sejak tahun 1882.

Festival ini merupakan cara Kota Semarang mengabarkan datangnya bulan Ramadhan. Rutinitas Dugderan  bisa dimanfaatkan untuk menyelami keanekaragaman Kota Semarang baik budaya, kesenian, pariwisata, kuliner dan lain-lain.

Tari Manggar Warak/Sumber:tangkapan layar kanal youtube Sanggar Greget

Rutinitas tahunan ini sangat menginspirasi banyak seniman Kota Semarang. Terbukti dengan banyaknya penggambaran suasana Dugderan yang kemudian dikemas dalam bentuk karya tari yang indah dan meriah.

Salah satu karya yang terinspirasi dari rutinitas Dugderan yaitu Tari Manggar Warak karya Yoyok Bambang Priyambodo.

Tari yang terinspirasi dari keberadaan bunga manggar ini melekat di setiap peristiwa budaya Islam di wilayah pesisir dan pada perayaan tradisi dugderan di Kota Semarang, serta warak yang menjadi ikon di Kota Semarang.

Alur tari dikemas dengan dengan begitu menarik dan seperti benar-benar menghadirkan suasana kemeriahan ke atas panggung seakan sedang terjadi rutinitas Dugderan secara nyata.

Tidak hanya dalam bentuk visual yang membuat terkesan nyata, tetapi juga didukung dengan iringan yang menambah kesan kemeriahan dan sukacita yang semakin dapat menggambarkan suasana pada saat dugderan.

Hal ini menyadarkan, bahwa dalam membuat suatu karya seni bisa berasal dari kegiatan nyata yang terjadi di dalam kehidupan sehari-hari. (Chrisan Tiyansa)

Admin-Art

Admin-Art

Arsip

Instagram

Error validating access token: The session has been invalidated because the user changed their password or Facebook has changed the session for security reasons.

Follow us

Kami sangat senang jika berkesempatan berdiskusi dengan anda, maka maka jangan sungkan untuk mengikuti kami

Advertisement

id Indonesian
X