Artiseni
Bouquet of Love 1
Cloud Hosting Indonesia

Instalasi Seni “Bouquet of Love” sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Isu Lingkungan

Sampah menjadi isu lingkungan yang paling kencang disuarakan akhir-akhir ini. Berbagai macam pengelolaan sampah non organik mulai diciptakan. Misalnya mengubah sampah plastik yang sulit diurai menjadi bahan dasar untuk aspal jalan. Juga banyak kreasi untuk menjadikannya sebagai seni rupa yang indah.

Indonesia memiliki banyak talenta seniman yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan ini. Salah satunya adalah Eko Nugroho. Seorang lulusan dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang berkecimpung di dunia seni kontemporer.

Ia memiliki background sebagai seni jalanan dan seni berbasis komunitas yang berasal dari kumpulan karyanya yang diperluas. Mulai dari lukisan, gambar, patung, video, sulaman, hingga mural yang sangat melekat pada tradisi lokal dan lingkungan perkotaan.

Baca Juga : Karya Sampah Plastik

Ciri khas dari karyanya adalah memuat unsur politik yang secara apik bisa terjalin rapih dengan estetika seni jalanan, grafiti, dan komik yang disesuaikan. Berbagai pameran tunggal telah ia selenggarakan. Misalnya Wayang Bocor di USA, Lot Lost di Australia, We Are Concern About Nothing di Korea Selatan dan Singapura, Nowhere Is My Destination di Jepang, Plastic Democracy di Berlin, dan masih banyak lagi.

Namun, ada satu hal yang menarik dari karya yang dihasilkan Eko Nugroho. Ia membuat sebuah karya instalasi seni yang menggunakan bahan dasar berbagai jenis sampah. Instalasi seni tersebut bernama “Bouquet Of Love” yang merupakan kolaborasi dengan Potato Head Beach Club Bali pada tahun 2017.

Potato Head Beach Club merupakan salah satu tempat bersantai bagi wisatawan yang terkenal dengan ciri khas dari propertinya. Terkenal dengan gaya arsitektur uniknya yang mengarah pada sensasi tropis dan memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan di Indonesia.

Baca Juga : Simbol Kemakmuran Dari Sebuah Karya

Karya “Bouquet of Love” menggunakan sampah yang terkumpul sebanyak 300 kilogram. Ukurannya pun sangat menakjubkan yaitu 10 m x 7 m yang bertempat pada dinding fasad Colosseum Potato Head Beach Club Bali, sehingga bisa menambah keunikan dari bangunan ikonik tersebut.

Admin-Art

Admin-Art

Arsip

Follow us

Kami sangat senang jika berkesempatan berdiskusi dengan anda, maka maka jangan sungkan untuk mengikuti kami

Advertisement

id Indonesian
X