Artiseni
Cloud Hosting

JAGAT BUBRAH: MELIHAT KEKACAUAN ALAM MELALUI MUSIK

Saat ini pandemic covid-19 masih melanda banyak negara di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Belum lagi bencana alam seperti banjir, gempa, dan angin kencang yang tidak dapat ditolak kehadirannya. Menyebabkan kondisi alam yang sedang susah semakin susah.

Manusia kemudian berteriak ingin agar semua bencana alam ini segera berakhir, tanpa sadar bahwa bisa saja perilaku manusia pada alam sendiri yang menyebabkan semua ini terjadi. Telepon untuk berkomunikasi. mobil untuk alat transportasi, hingga listrik-listrik untuk menghidupkan mesin merupakan kemajuan yang diciptakan manusia seiring perkembangan jaman. Membantu pekerjaan manusia semakin mudah menyebabkan teknologi terus-menerus dicoba untuk selalu dikembangkan.

Pengembangan teknologi dikejar seiring terjadinya pengerukan tanah hingga ke perut bumi, menebang pohon, memindah sungai, mempercepat pertumbuhan tanaman gedung-gedung pencakar langit, hingga diberinya lampu-lampu cantik untuk memperindah kota. Sumber energi terus dicari agar semua kegiatan itu dapat berjalan; dieksploitasi tanpa mempertimbangan kerusakan yang akan menjadi akibatnya.

Penderitaan manusia yang diakibatkan oleh ulah manusia ini sendirilah yang menjadi gagasan diusungnya tema “Jagat Bubrah” atau jika diartikan menjadi bumi yang keadaannya sedang kacau. Melalui musik seperti blues, country, jazz, rock, hingga etnik Artiseni Production bersama Semendelic band asal Yogyakarta mengajak masyarakat melihat kembali hubungan yang terjadi antara manusia-alam dan alam-manusia melalui perspektif lain yakni perspektif seni.

Melalui seni pula Artiseni Production mengajak masyarakat bangkit, memulai kondisi yang baru, menuju keadaan yang lebih baik, dan terus bergerak di tengah keadaan saat ini yang tidak menentu kapan berakhirnya.

Pementasan    : “Jagat Bubrah”

Waktu             : Sabtu, 5 Desember 2020 Pukul 19.00-21.00 WIB

Tempat           : THE RICH Jogja Hotel

Penayangan    : Live streaming di channel Youtube Artiseni Production

Biaya peserta : Rp100.000 (offline) dan Rp50.000 (online)

Dalam “Jagat Bubrah” sekaligus akan dilakukan penggalangan dana. Nantinya, dana yang didapatkan akan disalurkan kepada kelompok tani dan peternak ikan yang membutuhkan.

Admin-Art

Admin-Art

Arsip

Follow us

Kami sangat senang jika berkesempatan berdiskusi dengan anda, Maka jangan sungkan untuk mengikuti kami

Advertisement

id Indonesian
X