Artiseni

Melihat Budaya dan Seni dari Film

Di sini siapa yang tidak pernah menonton film? Film sendiri adalah melukis gerak oleh cahaya. Menurut Effendi yang dikutip pada website Milenialjoss.com, film sendiri merupakan sebuah komunikasi massa yang menggabungkan dari berbagai teknologi yang ada seperti fotografi, rekaman suara hingga kesenian seperti seni rupa, arsitektur seni sastra maupun seni teater sastra.

Film yang biasa digunakan untuk mencari sebuah hiburan ternyata memiliki fungsi sebenarnya dimana dapat menjadi saluran media informatif, persuasif hingga edukatif. Indonesia sendiri memiliki banyak sekali ragam dan jenis film yang dapat kita saksikan. Film-film mengenai perjalanan dengan konsep alur yang menarik serta memaparkan pemandangan Indonesia yang cantik ikut menjadi daya tarik dalam film-film dengan tema tersebut. Tidak hanya menjual mengenai keindahan dan pemandangan yang menarik di Indonesia, namun juga terdapat film-film yang ikut menawarkan mengenai budaya yang ada di Indonesia.

1. Pendekar Tongkat Emas

Poster film Pendekar Tongkat Emas/Sumber:imdb.com

Salah satu film Indonesia tahun 2014 yang memuat cerita fiksi yang menggambarkan mengenai kebudayan Indonesia yang kental. Mengusung silat hingga jurus-jurus bela diri yang mulai ditinggalkan dengan menampilkan latar belakang suasana mengenai keindahan Indonesia daerah Tanah Sumba Timur.

2. Mirror Never Lies

Poster film Mirror Never Lies/Sumber:cinematerial.com

Film yang dirilis tahun 2011 dan disutradarai oleh Kamila Andini ini menceritakan mengenai adat budaya Indonesia, terutama dalam adat lokal suku Bajo dan kekayaan dari Laut Wakatobi.  Sinopsis film ini menceritakan mengenai seorang gadis kecil bernama Pakis yang berusaha untuk dapat menemukan sang ayah yang hilang di lautan. Film ini menawarkan cukup banyak menjolkan adat suku bajo dalam menemukan sang ayah seperti tradisi penggunaan cermin hingga pemakaian bedak putih pada wajah.

“Mirror Never Lies” sendiri sudah beberapa kali mendapatkan penghargaan dalam Festival Film Indonesia pada tahun 2011 sebagai film terbaik. Tidak hanya itu namun film ini pun juga masuk ke dalam beberapa nominasi film terbaik pada beberapa festival film lainnya. 

3. The Fall

Poster film The Fall

Terakhir, film garapan luar negri satu ini mengambil latar mengenai kebudayaan-kebudayaan Bali dengan sangat jelas dan kental. Dirilis sejak tahun 2006, film “The Fall” ini menampilan tarian adat Bali seperti Kecak dan beberapa tari lainnya ikut ditampilkan. Sutradara film ini pun mengambil Ubud sebagai lokasi syutingnya yang dapat dinikmati bagi penontonya.

Film-film di atas ini patut untuk kita apresiasi, terlebih film-film tersebut menampilkan unsur Indonesia dan juga menampilkan seni dan budaya yang terdapat dari wilayah yang ada di Indonesia.

Referensi

Penulis: Hedwige Gevelyne Arsietha

Penyunting: Nada Pertiwi

Admin-Art

Admin-Art

Follow us

Kami sangat senang jika berkesempatan berdiskusi dengan anda, maka maka jangan sungkan untuk mengikuti kami

Advertisement

  • iklan.jpg
Kunjungi Chanel Youtube Artiseni
27 Karya Peserta Lomba Membaca Puisi Kontemporer telah di Upload
id Indonesian
X