Artiseni

Membalut

Cloud Hosting Indonesia

“Tenang…”

“Gapapa…”

“Namanya juga manusia…”

Ucapnya

Hati mereka melega

Beban mereka meringan

Airmata mereka silir berganti

Senyum mereka terukir

Namun dikesendirian,

Hujan deras dimatanya

Bergemuruh teriakannya

Aliran darah dipergelangannya

Menenangkan,

Namun dirinya tak tenang

Menghentikan,

Namun dirinya tak berhenti

Sunyi,

Gelap,

Lirih ucapannya

“Akupun bisa hilang makna”

Isu kesehatan mental merupakan salah satu isu yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan beberapa tahun terakhir. Pembicaraan mengenai isu ini pun semakin hangat di tengah pandemi.

Puisi di atas menggambarkan situasi diri seseorang yang selalu mendengarkan dan menenangkan orang lain, namun dirinya sendiri tak tenang.

Orang yang seringkali mendengarkan cerita orang lain biasanya dominan untuk tidak menceritakan apa yang menjadi permasalahannya. Merasa permasalahan diri tidak seberat milik orang lain; mungkin awalnya ini tidak begitu mengganggu, sampai akhirnya semua itu hanya menjadi bom waktu.

Para pendengar yang baik biasanya memiliki ruang yang sempit untuk bercerita. Salah satu bait mengatakan “aliran darah mengalir dipergelangannya” mendeskripsikan secara langsung para penderita kesehatan mental yang melakukan self-harm.

Pengarang mengambil judul “membalut” karena ingin mendeskripsikan secara keseluruhan tulisan bahwa tipikal pendengar yang baik biasanya berusaha membalut luka-lukanya sendiri, meski hal itu tidak selalu efektif untuk menyembuhkan lukanya.

Puisi ini dibuat agar kita semua mau belajar untuk tidak menghakimi siapapun yang sedang melawan sisi gelapnya, mencoba menjadi gelas yang kosong untuk mau diisi dengan cerita orang lain; mungkin seringkali kita butuh mendengarkan tanpa harus menuntut untuk didengarkan, bercerita bukanlah sesi adu nasib.

Pengarang: Catherine Lawinata

Penyunting: Nada Pertiwi

Admin-Art

Admin-Art

Arsip

Follow us

Kami sangat senang jika berkesempatan berdiskusi dengan anda, maka maka jangan sungkan untuk mengikuti kami

Advertisement

id Indonesian
X