Artiseni
Cloud Hosting Indonesia

Menilik Eksistensi Musik Blues di Indonesia Masa Sekarang

Musik blues adalah satu dari banyaknya genre musik yang berkembang di industrI permusikan. Berasal dari etnis Afrika-Amerika sekitar tahun 1890 sampai 1895 di Delta Mississipi dan mulai merambah ke Amerika sekitar tahun 1900-an.

Salah satu penampilan di Bali Blues Festival/Foto:cnn.indonesia

Musik blues berangkat dari keresahan para petani kapas maupun budak keturunan Afrika-Amerika. Lagu-lagunya diciptakan di sela-sela waktu mereka bekerja, meskipun lahir dari keresahan, musik blues tetap syrat akan ungkapan rasa syukur.

Pada abad ke-18, diadakan drama sandiwara dengan judul “Blues Devil” yang diperankan oleh para budak dan menampilkan senandung kesedihan. Sejak saat itu, nama ‘blues’ mulai muncul ke permukaan dan tumbuh sebagai musik yang dikenal dengan music melankolis atau kesedihan.

Musik blues sering dikaitkan dengan music jazz karena keduanya sama berasal dari Amerika Serikat,. Namun, ternyata blues dan jazz tidak benar-benar bisa disamaratakan. Melihat dari teknisnya, musik jazz memuat lebih banyak penyimpangan ritmik daripada music blues. Music jazz juga dinilai lebih instrumental jika dibandingan dengan music blues.

Membicarakan tentang musik blues di tanah air, diketahui belum banyak musisi blues yang secara gamblang melabeli diri mereka sebagai musisi blues. Kebanyakan dari mereka memilih untuk bermain secara independen dan tidak muncul di permukaan, walau tak jarang dari mereka yang bersikap sebaliknya.

Contoh beberapa musisi blues di tanah air, antara lain Blues Libre, Gugun Blues Shelter, Rama Satria Claproth, Adrian Adieotomo, dan Ginda Bestari. Masing-masing dari mereka memiliki karakteristik dan cara bermusik yang berbeda meski ada pada genre yang sama.

Sudah banyak upaya dilakukan untuk mengenalkan music blues di tanah air, entah dari komunitas musik satu dengan komunitas musik lainnya, hingga digelarnya festival musik blues di berbagai kota. Hal ini juga dilakukan untuk mencegah matinya musisi musik blues di tanah air.

Beberapa nama komunitas yang ditenggeri musisi blues seperti INA Blues, Jogja Blues Forum, dan Bali Blues Island ikut andil dalam menyebarluaskan eksistensi musik blues di dunia permusikan tanah air. Selain itu, INA Blues Jakarta kerap menyelenggarakan Festival Blues International di beberapa kota, salah satunya Kota Bandung.

Bentuk semakin dikenalnya musik blues adalah satu persatu musisi tanah air mulai memasukkan unsur blues dalam lagu yang mereka ciptakan. Seperti Rama Satria yang bergabung dengan The Electric Mojos, Andre Harihandoyo & The Sonic People dengan albumnya acoustic folk—bluesynya, ada pun Bali Puisi Musik yang memainkan musik blues dengan cara berbeda; Tan Lioe Ie yang merupakan vocal dan pembaca puisi, Dibia Suanjaya sebagai keyboard, Indrawan di gitar, Yande Subawa dengan gitar dan aransemennya, serta Kabe Gariyasa sebagai drummer.

Banyak cara dilakukan untuk menjadikan musik blues ada di posisi yang sama dengan genre musik lain, membuatnya bisa masuk ke industri musik, dan mampu bersaing.

Penulis: Nora Amalia

Penyunting: Nada Pertiwi

Admin-Art

Admin-Art

Arsip

Follow us

Kami sangat senang jika berkesempatan berdiskusi dengan anda, maka maka jangan sungkan untuk mengikuti kami

Advertisement

id Indonesian
X