Artiseni

Percakapan Lelaki dan Wanitanya

Kau mau ku belikan televisi ?

Di dalamnya kau bisa menyaksikan opera sabun

Atau telenovela kekinian

Tidak, telenovela besutan sutradara dunia pun
tetap saja tak bisa menjadi harga untuk menjadi kekasihku

Bagaimana kalau ku belikan baju saja?

Kenapa aku harus menerima baju dari seorang lelaki yang berusaha menjadi kekasihku ?

Sandang, pangan, papan kan memang kewajiban, mikir dong !!!!

Aih, kau memang cerdas betul

Bagaimana kalau kau ku belikan novel?

Baru-baru ini seorang novelis berhasil moncer dengan serial terbarunya

Untuk apa novel?

Hanya akan memenuhi kamar kosku saja

Belikanlah sesuatu yang bisa membuat aku terkesima

Ya sudah,

Ku bawakan sesuatu yang menjadi kodrat wanita

Seperangkat alat tata rias muka bagaimana ?

Wanita zaman sekarang tak memerlukan hal itu

Di zaman ini kami pakai air wudhu

Orisinalitas adalah kontjie jualan wanita!!!!

Masa kau sebagai pria tak paham

Betul, betul, dan betul beratus kali

Kalau begitu ku bawakan saja kesederhanaan

Tak banyak memang orang menemukan kebahagiaan dari kesederhanaan

Makanya ku bawakan kepadamu saja

Barang langka…

HEI!!! Aku menjadi kekasih seseorang agar bisa

menaikan prestisi hidupku, gengsi sehari hari,

tendensi sosialita, dan sukur mencapai puncak

hierarki piramida maslow pada aktualisasi diri

bukan sekedar fisiologi!!!!!!

Kalau kau bicara kesederhanaan haram hukumnya bodoh!!!!!!

Baiklah, ku berikan satu-satunya yang ku punya saja

Kau boleh namakan apapun (diam)

Mana? Hei!!!! Apa? Katakan dong!!!!

Jangan diam saja, jangan membuatku menunggu jawabanmu

Lelaki pergi, ia kembali kepada penantian panjang

Tiada henti

Pengarang: Muhamad Iqbal

Penyunting: Nada Pertiwi

Nada Pertiwi

Nada Pertiwi

Part of Artiseni. Sangat tertarik pada bidang jurnalistik, penyiaran, hiburan, fotografi, dan musik kpop.

Topics

Recent posts

Ads Widget side bar samping

Follow us

Kami sangat senang jika berkesempatan berdiskusi dengan anda, maka maka jangan sungkan untuk mengikuti kami

Most discussed

Advertisement

  • iklan.jpg
id Indonesian
X