Artiseni
Cloud Hosting

PERTUNJUKAN DARING KESENIAN TRADISIONAL KHAS KERATON NGAYOGYAKARTA HADININGRAT

Di masa kini, kecanggihan teknologi telah menjamur ke seluruh lapisan masyarakat. Semakin canggih suatu teknologi, semakin mudah pula kehidupan mereka dalam bekerja. Bukan hanya peralatan canggih yang harus dibeli dengan harga mahal, tetapi juga hiburan yang bisa disaksikan secara langsung melalui perantara yang sangat canggih seperti pesawat televisi dan pesawat radio.

Sebagaimana mengikuti kemajuan teknologi, pihak Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat turut berupaya memberikan hiburan jarak jauh yang bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa perlu datang ke Keraton secara langsung. Dilansir dari akun You Tube “Kraton Jogja”, ada enam pertunjukan daring kesenian khas Keraton Ngayogyakarta yang dapat disaksikan.

1.Beksan Jebeng Uyon-Uyon Hadiluhung

Beksan Jebeng disebut juga sebagai Tari Jebeng. Disebut Tari Jebeng dikarenakan jebeng yang berarti tameng digunakan sebagai properti dalam tarian ini. Ditemukan gambar-gambar tertentu pada permukaan tameng di antaranya gambar Dewi Srikhandi dan gambar Dewi Larasati

Beksan Jebeng Uyon-Uyon Hadiluhung/Sumber:tangkapan layar kanal Youtube Kraton Jogja

2.Srimpi Renggowati Uyon-uyon Hadiluhung

Tari Srimpi Renggowati merupakan tarian yang diperkiraan sudah ada sejak era mataram. Tari Srimpi sendiri banyak jenisnya sebutannya tergantung pada gendhing pengiringnya atau kisah yang dibawakannya. Untuk tari Srimpi Renggowati, tari ini merupakan tari yang mengangkat kisah Prabu Angling Darma saat sedang menjelma menjadi burung meliwis putih ketika mencari titisan Dewi Renggawati.

Srimpi Renggowati Uyon-uyon Hadiluhung/Sumber:tangkapan layar kanal Youtube Kraton Jogja

3.Lawung Alit Uyon-Uyon Hadiluhung

Beksan Lawung Alit biasa juga disebut dengan Beksan Lawung Alus. Tarian ini ditarikan oleh 16 penari yang terdiri dari 4 orang penari sebagai ploncon atau pengampil, 4 orang penari sebagai lawung jajar, 4 orang penari sebagai lawung lurah.

Lawung Alit Uyon-Uyon Hadiluhung/Sumber:tangkapan layar kanal Youtube Kraton Jogja

4.Bedhaya Harjuna Wiwaha Uyon-uyon Hadiluhung

Bedhaya Harjuna Wiwaha merupakan karya yang diciptakan oleh Sri Sultan HB X. Dalam tari ini diceritakan kisah Mahabrata yaitu kisah ketika Begawan Ciptoning atau Arjuna mempertahankan tapa brata-nya hingga menjadikannya wakil para dewa.

Bedhaya Harjuna Wiwaha Uyon-uyon Hadiluhung/Sumber:tangkapan layar kanal Youtube Kraton Jogja

5.Srimpi Kandha Uyon-uyon Hadiluhung

Tari Srimpi Kandha merupakan tari yang diciptakan oleh Sri Sultan HB V. Kandha atau narasi merupakan bagian yang mendominasi tarian ini.

Srimpi Kandha Uyon-uyon Hadiluhung/Sumber:tangkapan layar kanal Youtube Kraton Jogja

6.Srimpi Muncar Uyon-uyon Hadiluhung

Tari Srimpi Muncar merupakan tari yang diciptakan oleh Sri Sultan HB VI yang kemudian disempurnakan oleh Sri Sultan HB VIII. Mengisahkan Dewi Adaninggar yakni putri Cina dari negeri Tartaripura yang berperang melawan Dewi Kelaswara dari negeri Kelan untuk memperjuangkan cinta Wong Agung Jayengrana. Muncar sendiri dalam bahasa jawa memiliki arti bersinar atau gemilang.

Srimpi Muncar Uyon-uyon Hadiluhung/Sumber:tangkapan layar kanal Youtube Kraton Jogja

Penulis: Radixa Meta

Penyunting: Nada Pertiwi

Admin-Art

Admin-Art

Arsip

Follow us

Kami sangat senang jika berkesempatan berdiskusi dengan anda, Maka jangan sungkan untuk mengikuti kami

Advertisement

id Indonesian
X