Artiseni

Resensi Film Pendek Berjudul “Tilik” dari Yogyakarta, Indonesia

Hallo Artfren! Bagaimana kabarnya? Semoga kita semua senantiasa
diberikan kesehatan dan semoga wabah covid-19 ini segera berakhir.

Kali ini saya akan berbagi informasi mengenai salah satu karya seni pertunjukan yaitu film
pendek. Siapa sih yang belum tahu apa itu film pendek? Yups, benar sekali. Film
pendek merupakan salah satu jenis film yang simple namun kekompleksannya tak
perlu diragukan lagi. Sesuai dengan namanya, film pendek berarti memiliki durasi
yang pendek pula. Biasanya sekitar 50 menitan.

Di Yogyakarta sendiri banyak film pendek yang tentunya tak
kalah saing dengan film pendek lainnya. Salah satunya adalah film berjudul “Tilik”.
Percakapan di film ini menggunakan bahasa Jawa. Dalam Bahasa Indonesia, “Tilik“ berarti “Menjenguk”.

Poster film berjudul “Tilik”/Dok Ravacana Films

Film pendek yang diproduksi oleh Ravacana Films ini rilis pada September 2018. Namun, mulai mencapai viral pada tanggal 17 Agustus 2020 sebab dirilis di channel Youtube dan dapat diakses kalangan umum secara gratis. Film Tilik disutradarai oleh Wahyu Agung Prasetyo dan lolos kurasi dari Dinas Kebudayaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga : Resensi Film Pendek Malang Viral

Skenario film oleh Bagus Sumartono ini membawakan kisah yang lumrah bisa kita temui sehari-hari. Film ini menceritakan segerombolan ibu-ibu dari salah satu kampung yang akan menjenguk Bu Lurah dengan menggunakan kendaraan berupa truk. Pemeran utama dalam Film Tilik adalah tokoh BuTejo yang diperankan oleh Siti Fauziah. Bu Tejo memiliki perwatakan ibu-ibu yang doyan gosip. Ia menginformasikan kepada ibu-ibu lainnya yang berdiri dalam bak truk tersebut bahwa kembang desa bernama Dian adalah calon menantu dari Bu Lurah.

Berdasarkan info yang Bu Tejo dapatkan dari media sosial, Dian merupakan gadis yang meresahkan warga karena dirinya suka menggoda lelaki orang sehingga menimbulkan kerusakan dalam rumah tangga. Tokoh Bu Tri yang diperankan oleAngeline Rizky dan Yu Sam oleh Dyah Mulani memiliki perwatakan mirip dengan Bu Tejo yang juga turut membicarakan mengenai keburukan Dian.

Klimaks dari Film Tilik adalah ketika terjadi adu mulut antara BuTejo dengan Yu Ning. Tokoh Yu Ning yang diperankan oleh Brilliana Desy masih kerabat dengan Dian. Dirinya memberitahu kepada Bu Tejo agar tidak menelan berita yang ada di media sosial tanpa mengetahui sumber yang jelas dan belum tentu kebenarannya.

Akhir cerita dari film ini adalah segerombolan ibu-ibu tersebut telah sampai di Rumah Sakit. Kedatangan mereka disambut hangat oleh Dian dan kekasihnya yaitu Fikri. Mereka memberitahukan bahwa BuLurah belum bisa dijenguk karena masih berada dalam Ruang ICU. Namun, ketika gerombolan ibu-ibu sudah
pulang, Dian tampak masuk ke dalam mobil dan duduk bersandar dengan laki-laki paruh baya. Dirinya mengutarakan kegelisahan pada lelaki itu bahwa ia tak sanggup menjalani hubungan secara sembunyi-sembunyi. Dian juga khawatir terhadap Fikri bilamana mengetahui Bapaknya juga menjalin hubungan dengan kekasihnya.

Baca Juga : Film Animasi Jepang “MIRAI NO MIRAI”


Nah seperti itulah teman-teman resensi karya mengenai film pendek
“Tilik”. Semoga apa yang saya tuliskan bisa memberikan manfaat bagi teman-teman.
Jangan lupa untuk like, komen, dan share, ya!

Penulis: DahestinYusehadi

Penyunting: Nada Pertiwi

Admin-Art

Admin-Art

Follow us

Kami sangat senang jika berkesempatan berdiskusi dengan anda, maka maka jangan sungkan untuk mengikuti kami

Advertisement

  • iklan.jpg
Kunjungi Chanel Youtube Artiseni
27 Karya Peserta Lomba Membaca Puisi Kontemporer telah di Upload
id Indonesian
X